Dikutip Dari Wikipedia, Dow Jones Industrial Average adalah salah satu indeks pasar saham yang didirikan oleh editor The Wall Street Journal dan pendiri Dow Jones & Company Charles Dow. Dow membuat indeks ini sebagai suatu cara untuk mengukur performa komponen industri di pasar saham Amerika.

Berinvestasi di US30: Apa yang harus dipertimbangkan?

US30 melacak kinerja 30 perusahaan terbesar yang diperdagangkan di Bursa Efek New York. Karena sifat komposisinya, terkadang ini dianggap sebagai tolak ukur kinerja ekonomi AS secara keseluruhan. Di samping indeks US500, US30 adalah salah satu indeks yang paling diawasi di dunia.

Sebagian besar perusahaan yang membentuk US30 saat ini tidak ada hubungannya dengan industri berat tradisional yang merupakan bagian dari sejarah indeks. Namun demikian, indeks tersebut memang berisi merek-merek terkenal, seperti Apple, Coca-Cola, dan McDonald’s. Karena tidak ada cara untuk berinvestasi secara langsung dalam indeks, semua perdagangan dan investasi terkait dilakukan melalui CFD.

Siapa yang harus menyertakan Indeks US30 dalam portofolionya?

Investasi tematik di pasar AS: Sejak US30 melacak perusahaan terkemuka yang diperdagangkan di Wall Street, ini bisa menjadi pilihan investasi yang baik bagi mereka yang ingin mendapatkan eksposur ke pasar AS.

Investor jangka panjang: US30 telah menunjukkan keuntungan keseluruhan dari waktu ke waktu. Mereka yang percaya tren positif akan terus berlanjut dan pertumbuhan di pasar AS diharapkan dalam jangka panjang, dapat menganggapnya sebagai pilihan yang baik untuk investasi.

Investor berisiko rendah: US30 telah ada selama lebih dari 120 tahun dan dianggap oleh sebagian besar investor sebagai opsi investasi berisiko rendah, karena volatilitasnya yang rendah dan keuntungan jangka panjang. </p>

Hedging untuk pedagang volatilitas tinggi: Pedagang yang terlibat dalam pasar yang bergejolak, seperti pasar mata uang asing dan mata uang kripto, dapat melakukan lindung nilai terhadap portofolio mereka dengan berinvestasi di AS30, untuk menambah stabilitas dan mengurangi volatilitasnya secara keseluruhan.

Apa yang mendorong harga US30?

Tren di pasar AS: Grafik US30 sering mencerminkan stabilitas umum dan tren terkini dalam perekonomian Amerika. Oleh karena itu, rilis data keuangan, seperti laporan Non-Farm Payroll biasanya berdampak pada indeks.

Tren ekonomi global: Karena pasar global mempengaruhi satu sama lain dan sering bergerak bersamaan, perubahan di pasar utama, seperti Asia atau Eropa juga dapat berlanjut ke AS dan berdampak pada AS30.

Pergerakan harga yang besar di salah satu komponen indeks: Karena fakta bahwa US30 hanya terdiri dari 30 perusahaan, fluktuasi besar pada satu atau dua saham dalam komposisinya dapat memengaruhi indeks secara keseluruhan.

Dolar AS: Ketika memeriksa grafik US30 dibandingkan dengan greenback, terlihat bahwa ada korelasi terbalik antara keduanya. Ketika US30 naik, USD turun dan sebaliknya.

Mengejar Tren Bullish

Meskipun dianggap sebagai indeks yang stabil dan berisiko rendah, US30 telah mengalami penurunan harga yang besar selama bertahun-tahun. Terutama, kejatuhan pasar saham di awal tahun 2000-an, menyusul ledakan gelembung Internet dan krisis perumahan AS tahun 2008. Namun, banyak analis setuju bahwa ada alasan untuk menjadi bullish saat membahas harga US30. Mengambil pendekatan seperti itu sangatlah logis, karena ekonomi Amerika adalah yang terbesar di dunia dan secara keseluruhan sangat stabil. Selain itu, fakta bahwa indeks menyeimbangkan kembali untuk memasukkan hanya 30 perusahaan teratas di negara ini memberikan lapisan perlindungan ekstra.

Terlepas dari namanya, indeks US30 tidak lagi mencerminkan sektor industri, melainkan pasar AS secara keseluruhan. Dengan komponennya mulai dari konglomerat bisnis hingga pembangkit tenaga keuangan dan perusahaan makanan dan minuman hingga perusahaan teknologi, ini mewakili kapitalisasi pasar secara keseluruhan dalam triliunan. Dengan perusahaan-perusahaan ini dan pemerintah AS yang sama-sama berkepentingan untuk kemakmuran ekonomi, indeks memiliki semua dukungan yang dibutuhkannya untuk terus tumbuh, memberikan alasan bagi banteng untuk tersenyum.

Sejarah US30

US30 Industrial Average adalah indeks tertua kedua di AS, dibuat oleh pendiri Wall Street Journal Charles Dow dan mitranya Edward Jones pada tahun 1896. Awalnya, indeks tersebut menghitung nilai rata-rata dari 12 perusahaan terbesar di sektor industri Amerika. Berfokus pada industri seperti kapas, tembakau dan gula, indeks dibuat untuk dijadikan sebagai tolok ukur, dan setiap stok dalam komposisinya ditimbang menurut harga – semakin tinggi harganya, semakin besar bobotnya.

Selama bertahun-tahun, komponen indeks berubah hampir seluruhnya. Indeks tersebut berkembang menjadi 30 komponen pada tahun 1928 dan komposisinya telah berubah sebanyak 51 kali lipat sejak dimulainya. Penambahan indeks terbaru adalah Apple, yang ditambahkan pada tahun 2015.

Tertarik Untuk Investasi Di Indeks Dow Jones DJ30? Silahkan Kunjungi Link Berikut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini