Bursa saham terbesar di dunia yaitu Nasdaq, merupakan bursa perdagangan eksklusif. Reputasi mereka bergantung pada perusahaan yang melisting sahamnya. Dengan demikian, Nasdaq tidak akan mengizinkan sembarang perusahaan untuk memperdagangkan sahamnya di market. Hanya perusahaan yang baik, memiliki sejarah manajemen yang baik pula agar sahamnya bisa listing di Nasdaq.

Beberapa kriteria atau persyaratan untuk perusahaan, agar bisa mencatatkan sahamnya di bursa NASDAQ :

Syarat pencatatan tentang jumlah dan harga saham minimal

Perusahaan harus memiliki minimal sebanyak 1.250.000 saham publik yang beredar, tidak termasuk yang dimiliki oleh orang dalam, direktur, atau pemilik manfaat yang nilainya lebih dari 10%.

Harga penawaran awal saham perusahaan pada saat pencatatan harus sekurang-kurangnya $4,00. Namun, perusahaan mungkin memenuhi syarat di bawah alternatif harga penutupan $3,00 atau $2,00 jika perusahaan memenuhi persyaratan yang berbeda.

Setidaknya harus ada tiga (atau empat tergantung pada kriteria) pembuat pasar untuk saham tersebut. Untuk perusahaan yang menggunakan kriteria harga $3 atau $2. Hanya 2 pelaku pasar yang mungkin diperlukan. Setiap perusahaan yang akan mencatatkan sahamnya, juga diharuskan untuk mengikuti aturan tata kelola yang telah disepakati.

Perusahaan juga harus memiliki setidaknya 450 round lot (100 saham atau lebih) pemegang saham, total pemegang saham adalah sebanyak 2.200, atau total pemegang saham bisa sebanyak 550 dengan volume perdagangan rata-rata sebesar 1,1 juta selama 1 tahun terakhir.

Pda tahun 2020 perusahaan harus mengeluarkan biaya pendaftaran sebesar $25.000 sebelum sahamnya dipertimbangkan untuk dicantumkan di market. Mereka juga harus menyiapkan dana sebesar $150.000 sampai $295.000 untuk biaya listing, jika sahamnya berhasil dicatat.

Selain persyaratan tadi, perusahaan juga harus memenuhi beberapa kriteria standar yaitu :

Standar No. 1: Penghasilan

Perusahaan harus memiliki pendapatan sebelum pajak agregat dalam tiga tahun sebelumnya setidaknya seebsar $11 juta, dalam dua tahun sebelumnya setidaknya sebesar $2,2 juta, dan tidak ada satu tahun pun dalam tiga tahun tersebut yang dapat mengalami kerugian.

Standar No. 2: Kapitalisasi Dengan Arus Kas

Perusahaan harus memiliki arus kas agregat minimum minimal $27,5 juta selama tiga tahun fiskal terakhir, tanpa arus kas negatif dalam tiga tahun tersebut. Juga, kapitalisasi pasar rata-rata selama 12 bulan sebelumnya harus minimal $550 juta, dan pendapatan pada tahun fiskal sebelumnya harus mencapai minimal $110 juta.

Standar No. 3: Kapitalisasi Dengan Pendapatan

Perusahaan dapat bebas dari persyaratan kedua jika kapitalisasi pasar mereka rata-rata selama 1 tahun mencapai nilai $850 juta, dan pendapatan selama tahun fiskal sebelumnya setidaknya senilai $90 juta.

Standar No. 4: Aset Dengan Ekuitas

Perusahaan dapat menghilangkan persyaratan arus kas dan pendapatan, dan menurunkan persyaratan kapitalisasi pemasaran menjadi $160 juta, jika total aset mereka berjumlah setidaknya $80 juta dan ekuitas pemegang saham mereka setidaknya sebesar $55 juta.

Kesimpulan

Sebuah perusahaan memiliki empat cara untuk terdaftar di NASDAQ, tergantung pada fundamental perusahaan. Jika sebuah perusahaan tidak memenuhi kriteria tertentu, seperti pendapatan operasional minimum, maka perusahaan harus mengimbanginya dengan jumlah minimum yang lebih besar di area lain. Ini membantu meningkatkan kualitas perusahaan yang terdaftar di bursa.

Setelah perusahaan terdaftar di bursa, ia harus mempertahankan standar tertentu untuk melanjutkan perdagangan. saham bisa di delisting jika perusahaan tidak memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan. Jika aharga saham jatuh dibawah standart minimal, maka hal inipun bisa memicu terhjadinya deliting. Nilai kapitalisasi pasar adalah salah satu faktor utama yang memicu penghapusan daftar. Detail pasti tentang penghapusan daftar bergantung pada bursa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini