Jenis, Ciri-Ciri, Dan Kategori Saham Yang Harus Anda Ketahui

Investasi saham memang memiliki keunggulan dibanding aset-aset lain yang fluktuasi pergerakannya terbilang liar seperti forex, crypto, komoditi, dsb. Namun walaupun saham merupakan aset investasi yang lowrisk, anda tidak boleh membeli saham dengan asal-asalan. Anda harus tetap mengenali karakteristik dari saham-saham yang akan anda beli. Hal ini bertujuan agar investasi saham yang anda lakukan terhindar dari kerugian dikarenakan salah memilih aset saham.

Jenis Saham

Dikutip dari Wikipedia, Ada beberapa tipe saham, yaitu saham biasa (common stock) dan saham preferen (preferred stock). Saham preferen biasanya disebut sebagai saham campuran karena memiliki ciri-ciri hampir sama dengan saham biasa. Biasanya saham biasa hanya memiliki satu jenis tetapi dalam beberapa kasus terdapat lebih dari satu, tergantung dari kebutuhan perusahaan. Saham biasa memiliki beberapa jenis, seperti kelas A, kelas B, kelas C, dan lainnya. Masing-masing kelas dengan keuntungan dan kerugiannya sendiri-sendiri dan simbol huruf tidak memiliki arti apa-apa.

Ciri-Ciri Saham

Saham preferen
Saham preferen memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki berbagai tingkat, dapat diterbitkan dengan ciri-ciri yang berbeda
  • Tagihan terhadap aktiva dan pendapatan, memiliki prioritas lebih tinggi dari saham biasa dalam hal pembagian dividen
  • Dividen kumulatif, bila belum dibayarkan dari periode sebelumnya maka dapat dibayarkan pada periode berjalan dan lebih dahulu dari saham biasa
  • Konvertibilitas, dapat ditukar menjadi saham biasa, bila kesepakatan antara pemegang saham dan organisasi penerbit terbentuk

Saham biasa
Memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Hak suara pemegang saham, dapat memillih dewan komisaris
  • Hak didahulukan, bila organisasi penerbit menerbitkan saham baru
  • Tanggung jawab terbatas, pada jumlah yang diberikan saja

Kategori Saham
Bila ditinjau dari kinerja perdagangan, saham dapat dikelompokkan menjadi:

  • Blue chip stocks, saham biasa yang memiliki reputasi tinggi, sebagai pemimpin dalam industrinya, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen
  • Income stocks, saham suatu emiten dengan kemampuan membayarkan dividen lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya
  • Growth stocks, terdiri dari well-known dan lesser-known
  • Speculative stocks, saham secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun, mempunyai kemungkinan penghasilan yang tinggi pada masa mendatang, namun belum pasti
  • Cyclical stocks, saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum
  • Emerging Growth Stocks, saham yang dikeluarkan oleh emiten yang relatif kecil dan stabil meskipun dalam kondisi ekonomi yang kurang mendukung
  • Defensive Stocks, saham yang tetap stabil dari suatu periode atau kondisi yang tidak menentu dan resesi.

Tertarik Untuk Berinvestasi Saham-Saham Besar Luar Negeri ?

Silahkan Pelajari Panduannya DISINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini